
Kota Bekasi — Suasana berbeda terasa di kawasan Car Free Day (CFD) Kota Bekasi pada Minggu pagi, awal Januari 2026. Sejak pukul 06.00 WIB, ribuan warga sudah memadati ruas jalan utama yang ditutup sementara dari lalu lintas kendaraan bermotor. Udara pagi yang relatif sejuk, iringan musik dari pengeras suara, serta deretan pedagang kaki lima menciptakan atmosfer khas awal tahun yang semarak (4/1/2026).
CFD perdana di awal 2026 ini menjadi momentum bagi masyarakat Bekasi untuk memulai tahun dengan aktivitas positif. Beragam kegiatan tampak berlangsung bersamaan, mulai dari olahraga ringan seperti jalan santai dan jogging, senam massal, hingga aktivitas komunitas seperti gowes, lari bersama, dan kampanye gaya hidup sehat. Tak sedikit pula warga yang datang bersama keluarga, memanfaatkan CFD sebagai ruang publik untuk bersantai dan bersosialisasi.
Selain pengunjung, keberadaan pedagang turut meramaikan CFD pagi itu. Aneka jajanan, minuman segar, hingga perlengkapan olahraga dijajakan di sepanjang area CFD. Hal ini menunjukkan bahwa CFD tidak hanya menjadi ruang olahraga dan rekreasi, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi masyarakat kecil.
“Setiap awal tahun biasanya memang lebih ramai. Banyak warga yang punya resolusi hidup sehat, jadi CFD selalu jadi pilihan,”
ujar salah satu pedagang makanan yang rutin berjualan di kawasan tersebut. Menurutnya, CFD di awal Januari cenderung membawa dampak positif bagi pendapatan pedagang, karena jumlah pengunjung meningkat dibandingkan pekan biasa. Di sisi lain, antusiasme juga datang dari para pengunjung. Seorang warga Bekasi yang datang bersama keluarganya mengaku sengaja memanfaatkan CFD perdana tahun ini untuk memulai kebiasaan baru.
“Awal tahun itu identik dengan semangat baru. CFD jadi tempat yang pas buat mulai olahraga, sekalian ngajak anak-anak biar nggak cuma main gadget di rumah,” tuturnya.
Tidak hanya individu, sejumlah komunitas juga terlihat aktif meramaikan CFD. Komunitas lari, sepeda, hingga komunitas senam tampil kompak dengan atribut masing-masing. Beberapa di antaranya bahkan menggelar kegiatan terbuka yang bisa diikuti masyarakat umum. Dan juga ada ambulance dalam CFD
“CFD ini bukan cuma soal olahraga, tapi juga soal membangun kebersamaan. Kita bisa ketemu banyak orang dengan tujuan yang sama, hidup lebih sehat,” kata perwakilan salah satu komunitas olahraga yang rutin hadir setiap pekan.
Kehadiran berbagai komunitas ini menambah warna tersendiri pada CFD awal tahun. Selain meningkatkan minat masyarakat untuk berolahraga, komunitas juga berperan sebagai penggerak agar warga tetap konsisten menjalani pola hidup aktif. Meski demikian, tingginya antusiasme di awal tahun ini memunculkan pertanyaan tersendiri. Tidak sedikit warga yang datang hanya untuk berjalan-jalan, berfoto, atau sekadar mengikuti tren awal tahun. Fenomena ini kerap disebut sebagai “FOMO” atau fear of missing out, di mana masyarakat ikut beraktivitas karena sedang ramai diperbincangkan.
Seorang pengunjung mengakui bahwa kehadirannya di CFD kali ini lebih didorong oleh suasana awal tahun yang ramai.
“Kalau awal tahun memang pengin ikut aja dulu. Harapannya sih bisa rutin, tapi ya lihat nanti,” ujarnya sambil tersenyum.
Pemerhati ruang publik menilai CFD memiliki potensi besar untuk mendorong gaya hidup sehat secara berkelanjutan, asalkan diikuti dengan kesadaran masyarakat. CFD bukan hanya agenda seremonial mingguan, melainkan fasilitas kota yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas hidup warga.

Dari sisi penyelenggaraan, CFD perdana 2026 ini berjalan relatif tertib. Petugas tampak berjaga di beberapa titik untuk mengatur arus pengunjung dan memastikan keamanan. Area CFD pun tetap menjadi ruang ramah bagi pejalan kaki, pesepeda, dan keluarga. Dengan antusiasme yang tinggi di awal tahun, CFD Kota Bekasi kembali menegaskan perannya sebagai ruang publik favorit warga. Namun, tantangan ke depan adalah menjaga konsistensi partisipasi masyarakat. (kirania*)


